September 2018


3 Cara Memperoleh Ilmu Laduni


Kawan Kita harus mengetahui terlebih dahulu makna dari kata ilmu dan kata laduni.  dalam  al-qur’an bahwasanya  ilmu diartikan sebuah keistimewaan yang unggul terhadap makhluk lain guna menjalankan fungsi kekhalifahan. Kawan Sedangkan kata laduni mengandung sebuah arti samping atau sisi sehingga dapat di simpulkan bahwa ilmu laduni adalah ilmu pengetahuan yang datang dari sisi Allah yang diberikan kepada manusia. Pada hakikatnya banyak sekali cara yang dapat di tempu untuk memperoleh ilmu laduni. cara- cara tersebut dapat dilakukan oleh setiap orang. Namun tidak semua orang dapat memperoleh ilmu laduni tersebut. Kemudian inilah 3 cara memperoleh ilmu laduni menurut imam al-Ghazali yakni :

Diperoleh Sebagai Anugera

Memang telah di anugerakan Allah kepada orang pilihan dan orang tersebut di istimewakan oleh Allah. Bahwa ilmu laduni merupakan ilmu anugera yang diberikan dari Allah. Hanya orang – orang terpilih dan Tidak setiap orang dengan mudah memperoleh ilmu laduni tersebut. karena Allah akan memberikan ilmu laduni kepada orang yang memiliki kesucian dan kebersihan hati. Hamba Allah yang memperoleh ilmu tersebut salah satunya nabi khidir a.s beliau hidup sezaman dengan nabi musa a.s. nabi khidir a.s  dapat mengetahui  hal – hal dapat terjadi pada masa yang akan datang dan pengetahuan tersebut belau dapatkan tanpa proses belajar. Dengan kita hrus yakin bahwa ilmu laduni merupakan ilmu pemberian Allah kepada siapa saja yang dipilih Allah.

Melakukan Proses Riyadhah

Menurut imam al- Ghazali salah satu untuk memperoleh ilmu laduni dengan melakukan proses riyadhah. Riyadhah diartikan sebagai melatih jiwa untuk memperoleh kebenaran. Dalam hal ini orang awampun dapat melakukan proses riyadhah  tidak hanya untuk kalangan ulama dan sufi. Terdapat 3 tingkatan Riyadhah yakni:
1. Riyadhah orang awam
yang di maksud dengan Riyadhah orang awam ini berupa mendidik akhlak dengan ilmu artinya membersihkan akhlak di sertai dengan ilmu  baik secara zhahir atau batinya, membersihkan amal dengan ikhlas artinya membebaskan dari perbuatan tercela untuk mendekatkan kepada Allah, dan memperbanyak hak dengan bermuamalah Artinya seorang hamba memenuhi kewajiban sesuai perintah baik mengenaik hak hamba kepada Allah dan hak hamba kepada manusia.
2. Riyadhah orang – orang khusus
 Riyadhah dalam hal ini yang dilakukan di atas orang awam yakni berupa mencegah segala sesuatu yang memisahkan hati dari Allah, menghadap Allah secara utuh  dengan bersama segenap hati serta tidak berpaling selain Allah. Selain itu dalam riyadhah ini tidak merasa cukup terhadap ilmu telah dimiliki namun tetap terus mencari dan menambah ilmu serta dalam pikiranya tidak menenal istilah berhenti atau selalu memiliki tekad untuk selalu maju. Tentu saja hal ini tidak mudah dilakukan kecuali oleh orang – orang khusus.
3. Riyadhah orang lebih khusus
 dalam hal tingkatan riyadhah orang lebih khusus dari orang yang khusus. berupa menjadikan Allah Swt tuhan yang hanya di sembah missal walaupun yang menyembah Allah tidak mendapat imbalan apa – apa. Karena orang yang menyembah disertai dengan ketulusan hati tidak perlu bahkan tidak peduli untuk menuntut imbalan dari -Nya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa riyadhah merupakan proses untuk melatih hati, jiwa untuk menjadikan hati yang menerima segala kebenaran serta di penuhi rasa ikhlas yang timbul dari hati tulus.

Bertafakkur

Bertafakkur( berfikir ) adalah dengan memikirkan ke agungan dan kebesaran ciptaan Allah Swt. Dilakukan dengan merenungi  segala ciptaan – ciptaan  Allah untuk membuka hati agar condong taat kepa -Nya. Sekian sedikit pejelasan semoga dapat bermanfaat.
 kunjungi artikel lainnya


EPISTEMOLOGI BAYANI, BURHANI, DAN IRFANI









4 Dasar Kecerdasan Manusia

Di dalam diri manusia terdapat empat kecerdasan. Di sebut kecerdasan dasar dikarenakan kecerdasan tersebut melekat pada diri manusia dan apabila seorang manusia tidak menggunakan empat kecerdasan tersebut maka belum disebut cerdas dan belum di anggap manusia sepenuhnya apabila tidak menggunakan salah satu dari keempat unsur dasar kecerdasan manusia tersebut. Kecerdasan dasar merupakan mengetahui terlebih dahulu potensi yang dimiliki, kemudian potensi dari empat unsur pada diri sejati tersebut di aktifkan. Nah , empat unsur dasar kecerdasan tersebut di antaranya:

SQ : Spiritual  Intelligence ( The Power of Purpose)

SQ atau Spiritual Quotient merupakan salah sala satu dari unsur kecerdasan dasar yang melekat pada diri atau sebuah kecerdasan yang dimiliki manusia dan sering kali kecerdasan SQ dianggap sebagai dasar atau landasan bagi berfungsinya kecerdasan IQ dan EQ. Spiritual  Intelligence memiliki fungsi yakni tujuan hidup saya, makna, nilai hidup, visi. sedangkan dari segi fungsi dalam pembelajaran yakni memberikan arah, tujuan, berupa panduan dan makna. Serta dari segi tujuan pembelajaran dan ciri bahasa berisikan tentang kebenaran tertinggi, kepuasan spiritual, makna tertinggi, tercerahkan, why question, ontologi.

EQ : Emotional  Intelligence ( The Power of Passion )

EQ atau Emottional Quotient (kecerdasan emosional ) berupa perasaan, dari segi fungsi  yakni mengenai nurani saya, jejaring saya, insting , ambisi . sedangkan dari segi fungsi dalam pembelajaran yakni menemukan passion, manfaat, sinergi, keterkaitan dengan konteks, kepenuhan emosional. tujuan pembelajaran dan ciri bahasa yakni memiliki manfaat bagi orang lain dan lingkungan, asosiatif, aksiologi. Fakta menunjukkan bahwa orang yang sukses yang memiliki keterampilan dalam mengelola emosi ketimbang berketerampilan dalam mengelola akal.

IQ :  Ration Intelligence ( The Power of Management )

IQ atau intellectual Quotient di gunakan dalam dunia akademik dan militer,kemudian juga ke profesi lainnya. memiliki fungsi tentang logika, analisis, prediksi , perhitungan, perencanaan, semua yang berkaitan dengan managerial skill pokoknya. Sedangkan dari segi fungsi pembelajaran berupa memberikan pengetahuan, metode, strategi, memenuhi rasa ingin tahu. Serta dari segi tujuan pembelajaran dan ciri bahasa berisikan tentang memahami, observasi, menambah pengetahuan, epistemologi.

PQ : Physique Intelligence ( The power of execution )

PQ memiliki fungsi berupa komitmen, mengenai keterampilan, kedisiplinan diri. Sedangkan fungsi dalam pembelajaran mengenai komitmen dan disiplin diri.
Masing- masing dari keempat unsur diri sejati merupakan kapital atau modal dasar. Sehingga setiap orang mempunyai modal spiritual, emosional modal intelektual dan juga fisik. Namun hal terpenting yang perlu diperhatikan bukanlah anugerah besar memiliki modal kecerdasan dasar, melainkan menggunakannya secara seimbang. Dengan demikian, keempat kecerdasan dasar merupakan anugerah dari sang Maha Pencipta yang di berikan kepada manusia. Maka hal itu tanggung jawab kita sebagai mnausia memelihara dan mengembangkan keempat kecerdasan dasar tersebut kemudian seseorang dapat di sebut cerdas jika memancarkan  keempat kecerdasan secara bersama- sama. Sekian sedikit penjelasan mengenai unsur potensi kecerdasan diri yang harus dikembangkan. Semoga artikel ini bermanfaat kawan.
kunjungi artikel lainnya

3 tips waktu belajar efektif meningkatkan prestasi

11 Cara Mudah Meningkatkan Kecerdasan

 








3 Cara agar tidak berlebihan mencintai dunia

Membicarakan tentang dunia tidak akan ada habisnya kawan, padahal hidup di dunia hanya sementara namun banyak orang yang terlena oleh kehidupan dunia. Kita sebagai agama islam harus menyikapi dunia seimbang dengan kehidupan akhirat, karena di dalam agama islam terlarang untuk mencintai dunia secara berlebihan karena dapat berdampak tidak baik pada diri. Selain itu dunia hanya menipu. Allah pernah berfirman dunia layanilah orang yang melayani –KU. Dan  dunia berbudaklah orang yang melayani mu( melayani dunia). Allah pun memerintahkan  dunia untuk memperbudak orang yang melayani  dunia  yakni orang yang lebih mementingkan dan mengutamakan kehidupan dunia di banding mengutamakan melakukan ibadah kepada Allah. Kemudian bagaimana cara menghindari cinta dunia tersebut ? nah disini akan menjelaskan Cara agar tidak berlebihan mencintai dunia di antaranya:

Menyedikitkan makan

Allah swt memerintahkan untuk menyedikitkan makan, karena berlebihan dalam hal makan akan menimbulkan rasa malas dalam ibadah dan melakukan aktivitas lainnya. Kemudian diniatkan makan untuk hidup bukan hidup untuk makan kawan, artinya makan tersebut di perbolehkan untuk dapat tetap hidup namun bukan hidup tujuannya hanya untuk melakukan makan saja kawan. Dalam tubuh Allah telah menentukan porsi makan yakni 1/3 untuk di isi makanan, 1/3 di isi minum atau air, 1/3 untuk bernafas. Sampai makanpun di atur betapa Allah sangat menyayangi  dan memperhatikan kesehatan hambanya kawan.

Tidak menikmati pujian

Salah satu cara agar tidak mencintai dunia secara berlebihan yakni tidak menikmati pujian manusia  di karenakan seseorang yang menikmati pujian dari orang lain terbukti cinta. Maksud dalam hal ini seseorang hanya ingin di puji dan di puji  oleh orang lain  dalam hidupnya. Akibat dari hal itu seseorang tersebut akan membawa karakter kurang baik yakni akan menjadi sombong, pamer, mencari perhatian seseorang, berbuat riya dan harus dan selalu  diketahui orang lain ketika melakukan perbuatan baik. Serta pasti seseorang tersebut  dalam melakukan suatu perbuatan bukan karena mencari ridho Allah namun karena ingin  mencari perhatian manusia. Perbuatan ini terlihat hanya sepela namun padahal berbahaya bagi amal seseorang karena Allah akan menghapus amal baik yang dilakukan karena riya dan apabila tidak segera melakukan taubat.

Bersyukur

Banyak orang yang mengejar dunia, di waktu pagi, siang hingga mala yang difikirka hanya dunia. Merasa kurang dan selalu kurang apa yang dimiliki. Apabila terjadi pada diri maka segeralah bertaubat serta syukuri segala  telah Allah berikan dan  dimiliki kawan. Bersyukur yakni salah satu cara agar menghindari cinta dunia.
Karena dengan bersyukur kita dalam hidup tidak merasakan selalu kurang apa yang telah dimiliki dan dalam kehidupan tidaklah harus selalu memikirkan mengenai dunia. Kawan dalam hidup ini perlu memikirkan tentang kehidupan  akhirat karena kehidupan dunia bersifat sementara kemudian ada kehidupan lain yang bersifat kekal abadi yakni alam akhirat sebagai tempat tinggal atau kehidupan terakhir  kawan.
Kawan sekian sedikit penjelasan Cara agar tidak berlebihan mencintai dunia, kemudian baginda rasulullah s.a.w pernah bersabda “ barang siapa hidupnya untuk akhirat maka Allah akan mencukupkan kebutuhannya, Allah akan menjadikan kekayaan di dalam hatinya” dari hadist tersebut bahwasanya apabila mencintai akhirat serta melakukan amal akhirat maka  duniapun akan mengikuti kita kawan. Pada dasarnya kawan harus mennyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat.

 baca artikel lainnya

6 Adab tata krama tidur





MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget