3 Cara Memperoleh Ilmu Laduni


3 Cara Memperoleh Ilmu Laduni


Kawan Kita harus mengetahui terlebih dahulu makna dari kata ilmu dan kata laduni.  dalam  al-qur’an bahwasanya  ilmu diartikan sebuah keistimewaan yang unggul terhadap makhluk lain guna menjalankan fungsi kekhalifahan. Kawan Sedangkan kata laduni mengandung sebuah arti samping atau sisi sehingga dapat di simpulkan bahwa ilmu laduni adalah ilmu pengetahuan yang datang dari sisi Allah yang diberikan kepada manusia. Pada hakikatnya banyak sekali cara yang dapat di tempu untuk memperoleh ilmu laduni. cara- cara tersebut dapat dilakukan oleh setiap orang. Namun tidak semua orang dapat memperoleh ilmu laduni tersebut. Kemudian inilah 3 cara memperoleh ilmu laduni menurut imam al-Ghazali yakni :

Diperoleh Sebagai Anugera

Memang telah di anugerakan Allah kepada orang pilihan dan orang tersebut di istimewakan oleh Allah. Bahwa ilmu laduni merupakan ilmu anugera yang diberikan dari Allah. Hanya orang – orang terpilih dan Tidak setiap orang dengan mudah memperoleh ilmu laduni tersebut. karena Allah akan memberikan ilmu laduni kepada orang yang memiliki kesucian dan kebersihan hati. Hamba Allah yang memperoleh ilmu tersebut salah satunya nabi khidir a.s beliau hidup sezaman dengan nabi musa a.s. nabi khidir a.s  dapat mengetahui  hal – hal dapat terjadi pada masa yang akan datang dan pengetahuan tersebut belau dapatkan tanpa proses belajar. Dengan kita hrus yakin bahwa ilmu laduni merupakan ilmu pemberian Allah kepada siapa saja yang dipilih Allah.

Melakukan Proses Riyadhah

Menurut imam al- Ghazali salah satu untuk memperoleh ilmu laduni dengan melakukan proses riyadhah. Riyadhah diartikan sebagai melatih jiwa untuk memperoleh kebenaran. Dalam hal ini orang awampun dapat melakukan proses riyadhah  tidak hanya untuk kalangan ulama dan sufi. Terdapat 3 tingkatan Riyadhah yakni:
1. Riyadhah orang awam
yang di maksud dengan Riyadhah orang awam ini berupa mendidik akhlak dengan ilmu artinya membersihkan akhlak di sertai dengan ilmu  baik secara zhahir atau batinya, membersihkan amal dengan ikhlas artinya membebaskan dari perbuatan tercela untuk mendekatkan kepada Allah, dan memperbanyak hak dengan bermuamalah Artinya seorang hamba memenuhi kewajiban sesuai perintah baik mengenaik hak hamba kepada Allah dan hak hamba kepada manusia.
2. Riyadhah orang – orang khusus
 Riyadhah dalam hal ini yang dilakukan di atas orang awam yakni berupa mencegah segala sesuatu yang memisahkan hati dari Allah, menghadap Allah secara utuh  dengan bersama segenap hati serta tidak berpaling selain Allah. Selain itu dalam riyadhah ini tidak merasa cukup terhadap ilmu telah dimiliki namun tetap terus mencari dan menambah ilmu serta dalam pikiranya tidak menenal istilah berhenti atau selalu memiliki tekad untuk selalu maju. Tentu saja hal ini tidak mudah dilakukan kecuali oleh orang – orang khusus.
3. Riyadhah orang lebih khusus
 dalam hal tingkatan riyadhah orang lebih khusus dari orang yang khusus. berupa menjadikan Allah Swt tuhan yang hanya di sembah missal walaupun yang menyembah Allah tidak mendapat imbalan apa – apa. Karena orang yang menyembah disertai dengan ketulusan hati tidak perlu bahkan tidak peduli untuk menuntut imbalan dari -Nya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa riyadhah merupakan proses untuk melatih hati, jiwa untuk menjadikan hati yang menerima segala kebenaran serta di penuhi rasa ikhlas yang timbul dari hati tulus.

Bertafakkur

Bertafakkur( berfikir ) adalah dengan memikirkan ke agungan dan kebesaran ciptaan Allah Swt. Dilakukan dengan merenungi  segala ciptaan – ciptaan  Allah untuk membuka hati agar condong taat kepa -Nya. Sekian sedikit pejelasan semoga dapat bermanfaat.
 kunjungi artikel lainnya


EPISTEMOLOGI BAYANI, BURHANI, DAN IRFANI








Next
This is the most recent post.
Older Post

Post a Comment

[blogger]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget